BEHEL : PART 1

KEPUTUSAN UNTUK MENGGUNAKAN BEHEL



Haiiiiii...

Mau sedikit sharing tentang pengalaman sendiri mengenai behel, mulai dari nyari artikel, mencari dokter gigi dan keputusan kenapa saya menggunakan behel. Disini saya mau cerita mengenai perjalanan sampai akhirnya memutuskan untuk pakai behel.

Jadi, tadinya ngga ada niatan untuk pakai behel sama sekali, yaaaa meskipun gigi bawah emang sedikit ngga rapih. Dan pada akhrinya pake behel juga. Kenapa akhirnya pake behel ? karna gigi bawah ngga rapih dan menimbulkan karang gigi terus menerus. Setiap 6 - 7 bulan sekali selalu ke dokter gigi untuk ngecek si karang gigi ini. Gigi yang ngga rapih itu sering menyisakan sisa - sisa makanan di antara gigi lainnya. Awalanya sih juga ngga mau pake behel karna menurut saya ngga parah banget gitu, tapi karena ibu saya juga geram melihat gigi saya yang tidak beraturan dan penuh karang gigi.

Awal mulanya gimana sih cari klinik gigi ? nahhh, awal mulanya itu pengen cari dokter gigi yang deket dari rumah, dan dari situ searching cari klinik dengan dokter khusus pemasangan behel. Dapatlah beberapa opsi salah satunya Dental Universe Serpong. Mulailah dari situ cari review orang yang udah pasang behel disitu maupun perawatan gigi disitu, dan rata - rata review orang mengenai klinik tersebut sangat memuasakan. Selain cari review mengenai kliniknya, lihat juga berapa biaya yang dihabiskan untuk awal pemasangan behel. Review orang pasang behel di klinik tersebut dengan cari di Youtube, dan ternyata bervariasi harga pemasangan behel, tergantung jenis behel apa yang kamu pakai, apakah Metal, Diamond, atau Saphire Braces. Lanjut lagi, searching mengenau DUI  ini ngga sampai disitu. Searching lanjut ke instagram, langsung liat di official dari instagram DUI serpong dan mencengangkan harga yang ditawarkan cukup terjangkau kalau saya bilang. Disitu semakin yakin untuk memutuskan ke DUI. Next abis kepoin instagram nya langsung chat untuk menanyakan harga dan membuat appointment.

15 September 2018
Konsultasi pertama ke DUI, ngapain aja sih di konsul pertama ? pada saat pertama kesana saya cuma konsultasi mengenai gigi dan meminta penjelasaan mengenai behel yang nantinya akan dipasangkan. dan disitu dikasih pilihan beberapa behel mulai dari Metal Classic Braces, Metal Premium Braces, Mini Diamond Braces. Dari ketiga pilhan behel itu harganya juga berbeda beda mulai dari harga yang rendah sampai yang lumayan tinggi (bukan harga tinggi). Nahhh setelah itu, disitu nanya juga  prosedure apa aja nantinya jika akan pasang behel. Yang 1. Cetak gigi 2. Rontgen Panoramic dan Cephalometric 3. Scalling 4. Pemasangan behel. Dihari itu saya ngga langsung memutuskan untuk pasang behel dengan tipe apa, saya memutuskan untuk mempertimbangkan terlebih dahulu dan akan membuat appointment selanjutnya.

19 September 2018
Konsultasi kedua, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Metal Premium Braces. Dihari itu juga saya melakukan cetak gigi. Proses cetak gigi ini kira - kira 10 - 15 menit, cepet ngga lama. Setelah itu dokter ngasih tau kita untuk melakukan rontgen gigi. Nahhh disini sebelumnya saya udah nunjukin hasil rontgen panoramic saya 7 bulan yang lalu. Rontgen gigi 7 bulan yang lalu dikarenakan untuk pengecekan rahang. Jadi, dari hasil rontgen tersebut, dokter meminta saya untuk rontgen panoramic saja, karna tidak ada masalah dengan gigi saya yang lain. Dan dokter meminta saya untuk datang kembali 2 hari kemudian.

21 September 2018
Prosedure pertama pas sampai di DUI bagian administrasi meminta hasill rotgen saya untuk dibawa keruangan dokter, setelah itu diminta memilih warna untuk bracket. Selanjutnya hal pertama, saya melakukan scalling gigi terlebih dahulu. Setelah beres scalling gigi barulah pemasangan behel nya. Waktu scalling dan pemasangan behel kira - kira 1 setengah jam. Selesai pemasangan behel, saya mendapat arahan dari dokter mengenai hal setelah pemasangan, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan, untuk menjaga si behel ini.

Nahhhh sekian dulu ya ceritanya, lebih lanjutnya nanti akan ada di bagian part 2. Mengenai biaya dan lain sebagainya.


Oktober 2018

Comments